Keuntungan Menjadi Pribadi Yang Dipercaya

memen.wordpress

“Jadilah kamu pribadi yg dipercaya. Maka orang tetap akan percaya meskipun sesekali kamu membohongi mereka”.

Inilah ungkapan unik yang bikin saya tergelitik. Bagaimana tidak, ungkapan ini isinya benar meskipun prakteknya salah. Malah termasuk menyimpang. tapi karena menurut saya secara teori benar, jadi! cukup menarik untuk dibahas.

Memang tak bisa dipungkiri, kepercayaan itu ibarat tabungan. Anda tau tabungan kan? Kita bisa melakukan penyetoran dan bisa pula penarikan. Makin besar tabungan makin besar dana yg bisa kita belanjakan. Demikian juga “kepercayaan”, Semakin besar tabungan kepercayaan yang kita setor di hati seseorang, maka semakin besar pula kemampuan kita membohongi orang tersebut. Saya tidak sedang mengajarkan bagaimana membohongi orang lain. Saya hanya ingin mengatakan; kepercayaan yang merupakan lingkup spiritual –bahkan bisa dijabarkan dengan persamaan matematika sederhana. Jika engkau memiliki angka delapan maka engkau bisa membelanjakan angka delapan tersebut, tidak peduli angka delapan itu kamu gunakan untuk kebaikan atau untuk kejahatan. Makin besar tabungan kepercayaan yang kamu miliki, makin besar pula kemampuan kamu untuk membohongi.

Jadi masalah pentingnya adalah menjadi orang yang dipercayai terlebih dahulu. Masalah apakah kita akan terus menabung kepercayaan dihati orang lain ataukah kita akan membelanjakan kepercayaan tersebut dengan membohonginya –itu perkara kedua, dan itu urusan pribadi masing-masing dengan Tuhannya. Yang jelas jadilah pribadi yang dipercayai terlebih dulu. Dan mulailah segala aktivitas sosial dengan meraih kepercayaan orang kepada diri kita. Dan sst..! tahukah anda bahwa orang-orang yang rajin menabung kepercayaan itu, pada akhirnya dia akan merasa berat untuk menipu. Karena pada akhirnya dia sadar bahwa menjadi pribadi yang terpercaya itu rupanya menyenangkan, jadi! ngapain juga BERALIH PROFESI MENJADI PENIPU.

<memen.wordpress.com>

 

 

Iklan

Burung Merpati Lebih Cepat dari Koneksi Internet

Sebuah pengujian membuktikan bahwa burung merpati pos mengantarkan informasi lebih cepat daripada proses pengunduhan data internet.

Mungkin hal ini terdengar seperti lelucon bagi beberapa orang, tapi apabila koneksi internet dari pengguna lambat, maka hal itu tentunya tidak akan terdengar lucu, seperti yang dikutip dari Pocket-Lint, Minggu (19/9/2010).

Di ladang Yorkshire, Inggris, dilakukan percobaan dengan melepaskan 10 merpati pos membawa USB disk. Merpati-merpati tersebut melakukan perjalanan menuju Skegness sejauh 120 mil selama satu setengah jam. Sementara itu, sebuah proses pengunduhan file video yang berdurasi 5 menit juga dilakukan di saat yang bersamaan. Ketika merpati-merpati tersebut sudah sampai di tujuan, proses pengunduhan file video tersebut baru mencapai 24 persen dari keseluruhan ukuran file yang sebesar 300MB!

Mungkin hal ini bukanlah percobaan ilmiah yang sebenarnya, tapi cukup membuktikan bahwa koneksi internet di beberapa daerah Inggris masih jauh di bawah standar.

Beberapa pengamat industri menyatakan bahwa beberapa daerah di Inggris belum mendapat jaringan internet. Tahun 2015 adalah deadline bagi pemerintah Inggris untuk menjamin bahwa semua wilayah di Inggris mendapat layanan jaringan internet dengan tingkat minimum 2Mbps.

(Vivanews.com)

[Memen.Wordpress.Com]

Masak Telor Pakai Handphone

Assalamualaikum
Pernahkah Anda mengalami masalah ketika akan membuat telur rebus, air sulit dicari dan kompor pun tiada ?
Ada cara baru yang efisien dengan memaksimalkan manfaat HandPhone Anda. (ini saya copas dari blog terangsanasini.wordpress.com) Berikut cara dan tipsnya :
Dibutuhkan :
* 1 butir telur dan 2 ponsel
* 65 menit percakapan dari 1 ponsel ke yang lainny

Kita mulai panggilan antara kedua ponsel selama kurang lebih 65 menit;
15 menit pertama tidak terjadi apa-apa…

Setelah 25 menit telur mulai hangat, setelah 45 menit ;
telur sudah panas; dan setelah 65 menit telur matang…
Kesimpulan:
Jika radiasi gelombang mikro yang dipancarkan oleh ponsel mampu memodifikasi protein dalam telur itu. Bayangkan apa yang terjadi dengan protein dalam otak kita ketika kita bicara melalui ponsel.
Jangan tunda lagi. Segera beritahu informasi ini kepada teman/sanak keluarga/handai taulan.
Dengan Anda mau meluangkan sedikit waktu, Anda telah menyelamatkan orang-orang di sekitar Anda dari bahaya yang mematikan ini.
Indahnya hidup berbagi dan peduli terhadap sesama

Memen.Wordpress.Com

Tips Meningkatkan Keberuntungan

lakeside-park_mmen-32

Sekeping uang tergeletak di jalan. Donald Bebek melewati jalan itu. Dia TIDAK TAHU ada uang tergeletak di jalan dan kepingan uang itu dilewatinya begitu saja.

Berikutnya Si Untung Bebek melewati jalan yang sama. Tepat dua langkah sebelum uang tersebut dia tak sengaja MELIHAT ke bawah. “Nemu uang!” kata si Untung. Uang yang sama, di jalan yang sama, dengan kondisi yang relatif sama. Tapi dalam hal ini; si Untung lebih beruntung.

Inilah sepenggal cerita donal bebek. komik yang pernah saya baca ketika kecil dulu.

Orang dengan jenis si Untung ini mungkin memiliki kemampuan seperti halnya Panji -si pawang ular- yang sedikit lebih PEKA daripada orang lain dengan keberadaan seekor ular dan bisa mendeteksi dari jarak jauh. Namun saya juga yakin dia punya karakter yang menjadikannya beruntung (salah satunya adalah sikapnya yang optimis dan positif sehingga membuat segalanya tampak menguntungkan, dan jadilah keberuntungan betulan datang kepada dia).

Saya optimis bahwa kita bisa meningkatkan keberuntungan. Caranya adalah dengan membuat diri kita “LEBIH PEKA MELIHAT HAL POSITIF.” Dengan kepekaan itulah peluang berubah menjadi keberuntungan, bahkan sebuah kesulitan menjadi nampak kemudahannya. sekarang pertanyaannya; “bagaimana caranya agar menjadi lebih peka?”.

Pertama kita harus yakin bahwa kejadian yang tampak random itu sebenarnya bukanlah random (Alloh Maha Mengatur, gak ada  kejadian diluar izin Alloh), sehingga kita yakin bahwa do’a menjadi penting untuk menarik ‘keberuntungan”.

Berikutnya hal yg bisa membuat lebih peka sehingga kita menjadi lebih beruntung adalah KEBERSIHAN.

Analoginya begini; suatu saat saya pulang brsama teman2 seusai pertandingan sepakbola. Badan berkeringat dan dekil tidak membuat hidung kami sensitif dgn bau  tak sedap itu meski badan kami berdekatan satu sama lain. Lalu stelah sampai di tempat kost kami, saya mandi duluan, dan seusai mandi -saya  pergi duduk di ruang TV  bergabung kmbali dgn teman-teman yg masih asyik santai dan blum mandi. Lalu mereka saya dekati dan hum!! saya mencium bau tak sedap bdan mreka yg menyengat hidung pdahal tadi -sebelum saya mandi- bau tsb tidak tercium. Saya pikir aneh juga, kok tadi mreka gak sebau sekarang. Akhirnya saya sadar bhw bau lebih tercium bila saya dalam keadaan bersih. Kekurang peka-an hdung saya akibat tertutupi bau busuk diri sendiri, sehingga apa yang berbau busuk  diskitar saya tidak lagi terlalu busuk di hidung, begitupun bau wangi juga menjadi kurang wangi. ooh gitu toh, rupanya bau yang pertama saya cium adalah bau saya sendiri maka kalo badan saya kotor tentu hdung saya sibuk dgn bau busuk sndiri dan kurang peka dgn bau skitar.

Nah! seperti itu pula keberuntungan. ia adalah peluang yg peluang itu kadang lewat begitu saja dari indera kita karena kita tak lagi cukup peka mendeteksi keberadaannya. So! Kalau ingin jadi seorang yang lebih peka, kita harus rajin membersihkan diri, hati, dan pikiran kita

Kesimpulannya; indera dan jiwa kita akan berfungsi lebih tajam trhadap kbruntungan bila kita bersih.

<memen.wordpress.com>

Berani Menghalau Musuh Terbesar Anda?

peringatan memen

Jika ada seorang yang begitu bersikukuhnya menghalangi anda. Dia sangat antusiasnya membuat anda menyimpang dari rencana-rencana anda. Hobinya hanya menggembosi anda. Bahkan dia perintang terbesar dalam upaya anda untuk mencapai keberhasilan, maka gelar apa yang anda sandangkan untuk orang itu? Ya, anda akan menyebut dia “musuh”.

Sekarang bagaimana jika orang yg menghalangi anda itu rupanya “diri anda sendiri”, apa tanggapan anda?

Memang sadar tak sadar, ada bagian dari diri anda yang kerjanya hanya membuat anda takut dan ragu. yang selalu memberi bayangan-bayangan negatif setiap kali anda mau melangkah maju. Diri anda yang selalu berbisik “saya akan gagal, saya gak akan mampu melakukannya, saya akan kalah, lebih baik saya melakukan yg enak2 saja” dsb.

Anda sering mengira musuh itu adanya diseberang sana. Padahal tanpa disadari “si dia” yg begitu terlibat dlm kehidupan anda dan selalu bersama anda ketika bercermin adalah penghalang terbesar sukses anda.

Ya si “aku” dalam diri anda. Si “aku’ yang egois, manja, malas, selalu ingin dipuaskan, benci pada kesulitan, cepat bosan, gampang patah semangat, mudah tersinggung, penakut, minder, peragu, mudah tergoda, hoby tidur dan berkhayal. Si “aku” inilah musuh terbesar anda sebenarnya. Dia yang andilnya paling besar dalam kegagalan-kegagalan anda. Dia yg paling sering memperbudak anda, dia yang meludahi akal bila akal anda menasehatinya. Maka si “aku” inilah syetan dalam diri anda. Musuh yang harus dikekang dan dihalau agar dia jadi tawanan anda -bukan sebaliknya. Sekarang; Apakah anda berani melawannya? Apakah anda berani keluar dari kebiasaan buruknya?

Hem. Ngomong2..siapa sebenarnya si “aku” tersebut?

Ketahuilah; Dia tidak lain adalah hawa nafsu anda sendiri.

<> memen.wordpress.com <>