Nasehat Ramadhan

berikut beberapa status sos-med terkait ramadhan..

PraRamadhan

 

Kekhususan Ramadhan

Sesungguhnya Alloh Subhanahu wa Ta’ala Mengkhususkan Bulan Ramadhan Dari Bulan-Bulan Lainnya. Diantara Kekhususan Dan Keutamaan Ramadhan Antara Lain:
1. Bau Mulut Orang Yang Berpuasa, Lebih Harum Di Sisi Alloh, Daripada Minyak Wangi Kesturi.
2. Para Malaikat Senantiasa Mendoakan Ampunan Bagi Orang Yang Berpuasa Sampai Ia Berbuka Puasa.
3. Dibukanya Pintu-Pintu Surga Dan Ditutupnya Pintu-Pintu Neraka.
4. Terdapat Lailatul Qodar, Yaitu Suatu Malam Yang Lebih Baik Dari Pada Seribu Bulan
5. Terdapat Ampunan Bagi Orang Yang Berpuasa
6. Syaithon Dibelenggu

Perasaan Dosa Yang Mengantarkan Kepada Kebaikan

Ibnu Athaillah Berkata : “Betapa Banyak Kemaksiatan Yang Mewariskan Perasaan Hina Dan Rendah Di Hadapan Alloh. Sungguh, Itu Lebih Baik Daripada Ketaatan Yang Mewariskan Perasaan Mulia Dan Sombong”

 

Galau-lah Kepada Alloh

Alloh Bersama Orang-orang yang mengingatNya. Maka Jika Anda dalam kecemasan Tentang Sesuatu, Lalu Dengannya Anda Mengingat Alloh, Maka Sungguh Kecemasan Itu Hakikatnya Kebaikan. Lalu Terserah Alloh Memenuhi Keinginan Anda Atau Digantikan Sesuatu Lain Yg Lebih Baik

 

Kekasih Terbaik

Setiap Kita Pasti Ingin Punya Kekasih. Demikianlah Fitrah Mahluk, Ingin Hidup Berpasang-Pasangan. Lantas Jika Ada Yg Belum Menemukannya, Maka Bersabarlah. Karna Ada Kekasih Lain Yang Lebih Baik Daripada Kekasih Manapun Didunia Ini, Yakni Amal Sholeh.

Dialah Yang Akan Menemani Dan Membela Anda Di Dunia Dan Akhirat.

Amal Anda, Dia Menemani Anda Selamanya.

 

 

Terlebih Saat Puasa, Jangan Mencaci Saudara Kita Atas Suatu Dosa Masa Lalu Yang Sudah Ditaubatinya.

Jika Seorang Menghina Saudara Mukminnya Atas Suatu Dosa, Dia Takkan Mati Sampai Alloh Mengujinya Dengan Dosa Yang Semisal

 

Sebuah Renungan

Renungkan Nikmat Usia Dan Kesehatan Yang Alloh Karuniakan Kepada Kita! Sungguh Umur Kita Terbatas! Pernakah Anda Berfikir, Mana Orang-Orang Yang Tahun Lalu Berpuasa Ramadhan Bersama Kita? Kemanakah Orang-Orang Yang Tahun Lalu Shalat Tarawih Bersama Kita? Mereka Sudah Dijemput Oleh Malaikat Maut! Maka Pujilah Alloh! Bersyukurlah Kepada Alloh Karna Masih Memberikan Kita Kesempatan.

 

Bekal

Ketika Satu Kali Seorang Manusia Dihidupkan, Maka Selamanya Dia Akan Terus Menjalani Pengembaraan demi Pengembaraan. Maka Berbekal-lah Mulai Sekarang Juga! Dan Sungguh, Sebaik-Baik Bekal Adalah Taqwa.

 

Ikhlas

Amal Apapun Akan Berkurang Nilainya, Bahkan Sia-Sia Jika Tidak Ikhlas. Setiap Memulai Puasa, Kita Bukan Hanya Dituntut Untuk Berniat, Tapi Juga Meluruskan Niat.

Tanpa Niat Maka Puasa Tidak Sah, Tanpa Ikhlas Maka Puasa Sia-Sia.

Masihkah Ada Yg Puasa Cuma Karna Memikirkan Apa Kata Orang?

 

Hari 1 :

 

Perbanyaklah Baca Al-Quran

Barangsiapa Yang Membaca Satu Huruf Dari Kitabulloh, Maka Dia Akan Mendapatkan Satu Kebaikan Sedangkan Satu Kebaikan Itu Sepuluh Nilainya, Aku Tidak Mengatakan ‘Alif Laam Miim ‘ Sebagai Satu Huruf, Akan Tetapi ‘Alif Sebagai Satu Huruf, ‘Laam ‘ Sebagai Satu Huruf Dan ‘Miim ‘ Sebagai Satu Huruf.”[ HR. At-Tirmidzi, Fadha’il al-Qur ‘an (2910)]

 

Bersahabatlah Dengan Al-Quran

Kelak Al-Quran Akan Menjadi Sahabat Yang Setia Menolong Kita Di Hari Kiamat. Rasululloh Shalallohu ‘Alaihi wa Sallam Bersabda.

“Artinya : Bacalah Al-Qur’an, Karena Ia Akan Datang Pada Hari Kiamat Sebagai Penolong Bagi Orang-Orang Yang Membacanya.” [HR. Muslim, Shalah al-Musafirin (804)]

 

 

Hari 2 :

 

Al-Hadits/As-Sunnah Adalah Pedoman Utama Kita Disamping Al-Quran.

Keduanya Adalah Satu Paket Yang Tak Boleh Terpisahkan. Al-Hadits Adalah Penafsir Bagi Al-Quran, Dan Al-Quran Adalah Ikhtisar Dari Keseluruhan Hadits. Siapa Yang Memisahkannya Atau Hanya Menerima Salah Satunya, Sungguh Dia Sedang Menghalau Dirinya Kepada Kesesatan.

 

Resapilah Hadits Dengan Hati

Berkata Abu Hasan Al- Asy’ariy;

Dan Ashabul Hadist Apabila Mereka Mendengarkan Sebuah Hadist Sohih Dari Hadist Hadist Rasululloh ShalAllohu Alaihi Wasalam Maka Mereka Seakan Akan Mendengar Langsung Dari Rasululloh Shalallohu Alaihi Wasalam Maka Mereka Meyakininya, Beramal Dengannya Tanpa Mereka Mengedepankan Perkataan, Pendapat, Dan Tidak Pula Dengan Perasaan,Tidak Dengan Qiyas Dan Tidak Pula Dengan Akal

 

 

 

Hari 3 :

 

Sedekah dibulan Ramadhan

Rasululloh Shalallohu Alaihi Wasalam adalah orang yang paling dermawan, dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadhan. Beliau bersabda:
”Artiya : Seutama-utama sedekah adalah sedekah di bulan Ramadhan” [Hadits Riwayat Tirmidzi].

 

Sedekah Dengan Memberi Makan

Rasululloh Shalallohu Alaihi Wasallam bersabda:

”Artinya : Barang Siapa Yang Memberi Makan Orang Yang Berbuka Puasa, Maka Baginya Pahala Seperti Orang Yang Berpuasa Tanpa Mengurangi Sedikitpun Pahala Orang Berpuasa Tadi.”

[Hadits Riwayat Imam Ahmad]

 

Memberi Makan

Rasululloh Shalallohu alaihi wa sallam bersabda:
”Artinya : Seorang Mukmin Yang Memberikan Mukmin Yang Lapar Maka Kelak Alloh Akan Memberi Makan Kepadanya Dari Buah-Buahan Surga, Dan Barang Siapa Yang Memberi Minum Seorang Mukmin, Maka Kelak Alloh Akan Memberi Air Minum Dari Surga” [Hadits Hasan Riwayat Tirmidzi]

 

Hari 4 :

 

Meninggalkan Sholat Taraweh.

Telah Dijanjikan Bahwa :

”Barang Siapa Yang Mendirikan Qiyamu Ramadhan Dengan Penuh Keimanan Dan Berharap Pahala Alloh, Maka Diampuni Dosa-Dosanya Yang Telah Lalu.” [ Hadits Riwayat Bukhori dan Muslim]

Orang Yang Meninggalkan Sholat Taraweh Berarti Meremehkan Pahala Yang Agung Dan Balasan Yang Besar Ini. Padahal Nilainya Melebihi Harta Benda Yang Ia Kumpulkan Selama Bertahun-Tahun

 

Banyak Umat Islam Meninggalkan Sholat Taraweh.

Ironis Memang. Ada Yang Ikut Sholat Sebentar Lalu Tidak Melanjutkannya Hingga Selesai . Atau Rajin Melakukannya Pada Awal-Awal Bulan Ramadhan Lalu Malas Ketika Akhir bulan. Padahal Sholat Taraweh Itu Serupa Qiyamullail. Jika Dihari Biasa Kita Paham Betapa Agungnya Pahala Tahajjud, Maka Bagaimana Pula Dengan Qiyamullail-nya Ramadhan Yakni Taraweh.

Bukankah Nabi Bersabda yang artinya :

”Barang Siapa Yang Mendirikan Qiyamu Ramadhan Bersama Imamnya Sampai Selesai, Maka Dicatat Baginya Pahala Qiyamu Ramadhan Semalam Penuh’ [Hadits Riwayat Ahlus Sunan]

Taraweh 10 Hari Terakhir

Mungkin Saja Seorang Melakukan Sholat Taraweh Bertepatan Dengan Turunnya Lailatul Qadar, Maka Beruntung Sekali Ampunan Dan Pahala Yang Amat Besar Baginya. Lantas Mengapa Di 10 aAkhir Ramadhan Masjid Justru Makin Sepi? Padahal Di Hari-Hari Terakhir Inilah Lailatul Qadr Turun.

 

Hari 5 :

 

Puasa Bodong

Menjaga dari hal-hal yang membatalkan puasa secara lahiriah seperti makan, minum dan bersenggama dengan istri, tetapi tidak menjaga dari hal-hal yang membatalkan puasa secara maknawiyah seperti menggunjing, adu domba, dusta, melaknat, mencaci, memandang nonmahram di jalanan, di toko, di pasar dan sebagainya, maka itu sama saja puasa bodong. Puasa yang tidak mendapatkan apa-apa kecuali haus dan lapar.

 

Pembatal Pahala Puasa

Seyogyanya setiap muslim memperhatikan puasanya, menjauhkan diri dari hal-hal yang diharamkan dan membatalkan puasa. Sebab betapa banyak orang yang berpuasa, tetapi ia tidak mendapatkan kecuali lapar dan dahaga belaka.

Rasululloh bersabda: “Barang siapa tidak meninggalkan ucapan dan perbuatan dusta maka Alloh tidak butuh terhadap puasanya dari makan dan minum.”(HR.Al-Bukhari)

 

 

Hari 6 :

 

Tetap Duduk dan Berdzikir

Nabi Muhammad Shalallohu alaihi wa sallam senantiasa duduk di tempatnya setelah shalat shubuh sampai terbit matahari. [Hadits Riwayat Imam Muslim]

 

Ingin Pahala Naik Haji

Barang siapa yang shalat subuh berjama’ah lalu tetap duduk setelahnya, berdzikir kepada Alloh sampai matahari terbit, lalu dia sholat dua raka’at maka dia mendapat pahala seperti pahala haji dan umrah sempurna, sempurna, sempurna” [Hadits Riwayat Tirmidzi]

 

Pagi Barokah

Marilah kita shalat shubuh berjama’ah di masjid, lalu setelahnya membaca dzikir atau wirid sesudah shalat, lalu membaca dzikir pagi dan sore yang telah diajarkan oleh Nabi Muhammad ShalAllohu alaihi wa sallam, atau membaca Al-Qur’an Al-Karim sampai terbit matahari, lalu setelah terbit matahari, shalat sunat dua raka’at. Sungguh Alloh telah menjanjikan pahala yang besar

 

 

Hari 7 :

Umrah Bulan Ramadhan

Umrah di bulan Ramadhan memiliki pahala yang amat besar, bahkan sama dengan pahala haji. Nabi Muhammad ShalAllohu alaihi wa sallam bersabda:
”Artinya : Umrah di bulan Ramadhan menyamai haji atau haji bersamaku” [Hadits Riwayat Imam Bukhori]

 

Pahala Lipat Tiga

Shalat di Masjidil Haram Mekah dan shalat di Masjid Nabawi Madinah pahalanya dilipatgandakan oleh Alloh Subhanahu wa Ta’ala, Apalagi di Bulan Ramadhan.
Semoga Alloh Subhanahu wa Ta’ala memudahkan kita untuk dapat Beribadah Di Negeri Haramain Pada bulan Ramadhan, Sesungguhnya Alloh Maha Kuasa atas segala sesuatu.

 

 

Hari 8 :

Perbanyak Doa

Siang Dan Malam Hari Di Bulan Ramadhan Adalah Waktu Yang Memiliki Keutamaan, Maka Isilah Dengan Memperbanyak Dzikir dan Doa, Khususnya Di Waktu-Waktu Tertentu Dikabulkannya Doa Seperti Saat Berbuka Puasa

 

Perbanyak Istighfar

Siang Dan Malam Hari Di Bulan Ramadhan Adalah Waktu Yang Memiliki Keutamaan, Maka Isilah Dengan Memperbanyak Istighfar, Khususnya Di Waktu-Waktu Tertentu Seperti Beristighfar Di Waktu Sahur

 

Waktu-Waktu Istijab

Ada Waktu Yang Benar-Benar Makbul Dalam Berdoa Yakni Berdoa Di Hari Jumat Ramadhan, Yaitu Di Salah Satu Waktu Antara Ashar Dan Magrib, Dan Sela-sela Imam Sedang Duduk Diantara Khutbahnya

 

 

Hari 9 :

 

Jauhi Perbuatan Sia-Sia

Janganlah Mempergunakan Waktu-Waktu Ramadhan Dengan Perbuatan Sia-sia Seperti Begadang, Ngobrol Ngalor Ngidul, Nonton Sinetron, Dsb. Semua Itu Cuma Kesenangan Sesaat.

 

Masakan Spesial

Boleh Saja Kaum Wanita Mengkhususkan Ramadhan Dengan Masakan-Masakan Spesial, Akan Tetapi Jangan Sampai Tidak Mengusahakan Ibadah-Ibadahnya Menjadi Spesial Sebagaimana Ia Usahakan Pada Masakannya. Karna Tujuan Pokok Ramadhan Adalah Pada Ibadahnya, Bukan Makanannya

 

 

Tidak Usah Bersitegang Dengan Kaum Diluar Islam Dalam Hal Kebenaran Al-Quran. Adu Emosi Bisa Merusak Pahala Puasa.

Sungguh Alloh Tidak Memiliki Kebutuhan Atas Diri Kita Untuk Membuktikan Apakah Firmannya Benar Atau Tidak, Sebab Pasti Benar.

Kitalah Yang Mempunyai Kebutuhan Kepada Alloh Untuk Membuktikan Iman Kita Sendiri Terhadap Firman-Nya, Apakah Iman Kita Benar Atau Tidak.

 

 

Hari 10 :

Shobrun Jamiil; Kesabaran Yang Indah

Yakni Kesabaran Yang Menjadikan Seorang Makin Rupawan Disisi Alloh.

Yakni Seorang Yang Apabila Dicela Cacat dan Kekurangannya, Dia Tetap Bersabar dan Mengingat Karunia Lain Yang Masih Banyak Melekat Padanya Sehingga Dia Tetap Bersyukur

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s