Melewati Bara Api

arePernah dengar permainan Fire-walking atau berjalan diatas bara api?

Ini adalah permainan dimana para pemainnya harus melewati lintasan bara api tapi mereka akan baik2 saja mskipun melewati lintasan bara api tsb.

Hmm.,Fire-Walking, permainan ini keliatannya cukup berbahaya jika tidak diawasi langsung oleh instruktur atau pelatih yang ahli. Selain itu permainan ini cukup menakutkan terutama bagi mereka yang baru menyaksikannya.

Namun apakah semenakutkan itu?

Rupanya tidak juga. Dalam kenyataannya, suatu hal yang menarik bila mendengar penuturan dari mereka yang sudah memainkannya; bahwa permainan fire-walking rupanya permainan yang menyenangkan. Permainan ini begitu meriah sekaligus cara yang unik untuk dapat mengatasi rasa takut dan tidak pede. menarik bukan!

Rupa-rupanya salah satu rahasia dari permainan fire-walking adalah manipulasi pikiran. Berjalan melewati bara api memang awalnya terlihat menyeramkan. namun dengan membuat kondisi meriah, seru, dan penuh tantangan. Serta ‘modeling’ (pemberian contoh) oleh instruktur dan orang-orang yang pernah memainkannya, maka peserta yang sebelumnya penakut dapat menjadi seorang yang yakin dan pemberani.

Saya sedang tidak menganjurkan untuk memainkan permainan ini. Tapi saya cuma ingin memberitahu, ada hikmah yang dapat dipetik dari ulasan diatas. yakni mungkin seperti itulah kehidupan ini, bahwa;

Hidup ibarat berjalan diatas bara api. Perlu nasehat dari instruktur ahli agar kita dapat selamat melewatinya.

Hidup ini awalnya terlihat menakutkan, terutama bagi yang belum mengenalinya. hidup akan berubah menjadi  menggairahkan bila kita melihat kepada orang-orang yang berhasil melewatinya.

Teknik ‘modeling’ atau mengikuti contoh terbukti merupakan teknik paling mudah untuk berhasil seperti keberhasilan yang dicapai sang model. Karena secara tidak sadar akan muncul keyakinan “jika dia bisa tentu saya juga bisa seperti dia, itu kalau saya mau mengikuti dia’.

Hikmah lainnya; ”Jangan pernah berhenti berjalan”. Karena cara terbaik untuk melewati masalah adalah dengan terus berjalan. Berhenti dan diam justru membinasakan dan hasilnya lebih celaka. Jadi teruslah berjalan.

Kesimpulannya; jangan menyendiri dalam hidup ini, jangan hanya bermodalkan hawa nafsu sendiri, tapi pakailah pedoman dan modeling yang telah terbukti akurat. Niscaya kita akan berhasil menjalani kehidupan.

Sebagai penutup, Rasululloh -sang modeling terbaik- pernah bersabda:

“Jadikanlah dirimu di dunia ini seakan-akan kamu orang asing atau orang yang sedang menyeberangi suatu jalan.”  [HR. Bukhori]

>>> memen.wordpress.com



2 Comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s